Home / Berita Utama / BKKBN Apresiasi 11 Kampung KB Terbaik di Jawa Barat

BKKBN Apresiasi 11 Kampung KB Terbaik di Jawa Barat

Ketua Tim Juri Apresiasi Kampung Jawa Barat 2020 Ferry Hadiyanto didampingi Kepala BKKBN Jawa Barat dan Pemimpin Cabang BJB Suci menyerahkan penghargaan kepada salah satu penerima apresasi. (DOK. BKKBN JAWA BARAT)

BANDUNG | WARTAKENCANA.COM

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat memberikan apresiasi khusus kepada 11 kampung keluarga berkualitas (Kampung KB) terbaik di Jawa Barat. Sebelas kampung KB tersebut berasal dari enam kabupaten dan lima kota di Jawa Barat yang dianggap berhasil dalam tata kelola program dan membangun kolaborasi dengan berbagai kalangan.

Untuk kategori kabupaten, Kampung KB Mawar di Desa Kertabumi, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis sukses mencatatkan diri sebagai yang terbaik. Terbaik berikutnya berturut-turut terdiri atas Kampung KB Gema Bhakti (Kabupaten Kuningan), Kampung KB Sumurama (Kabupaten Subang), Kampung KB Simpay Wargi (Kabupaten Sumedang), Kampung KB Pandhawa (Kabupaten Sukabumi), dan Kampung KB Paguyuban Giri Mulya (Kabupaten Pangandaran).

Adapun terbaik kategori kota sukses menjadi milik Kampung KB Ngahiji di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Empat terbaik berikutnya terdiri atas Kampung KB Padakasih (Kota Cimahi), Kampung KB Wijaya Indah (Kota Depok), Kampung KB Batuhulung (Kota Bogor), dan Kampung KB Amsas (Kota Sukabumi).

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Kusmana beralasan, adanya kategori kabupaten dan kota didasari pertimbangan perbedaan karakteristik kabupaten dan kota dalam pengelolaan kampung KB. Perbedaan ini dengan sendirinya melahirkan tantangan dan peluang berbeda antara kampung KB di kabupaten dan kota.

“Kami BKKBN menyadari adanya perbedaan kultur masyarakat perdesaan dengan perkotaan. Ini sudah barang tentu melahirkan karakteristik kampung KB yang berbeda pula. Kurang fair rasanya jika kabupaten dan kota dianggap sama. Tantangannya jelas berbeda,” jelas Ayah Uung, Sapaan akrab Kusmana.

Lebih jauh Uung menjelaskan, penganugerahan penghargaan merupakan apresiasi BKKBN terhadap kiprah pengelola kampung KB di Jawa Barat, khususnya bagi para ketua dan kelompok kerja delapan fungsi keluarga yang telah mendedikasikan dirinya kepada masyarakat melalui pemberdayaan kampung KB. Dalam penilaiannya, tim juri lebih menitikberatkan kepada proses kerja pengelola, bukan semata-mata pada hasil akhir.

“Apresiasi tahun ini ditujukan khusus kepada Ketua dan Pokja 8 Fungsi Keluarga yang telah merintis Kampung KB secara optimal dan berdarah-darah. Atas nama BKKBN, Ayah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengelola kampung KB di Jawa Barat,” ungkap Uung.

Di bagian lain, Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Jawa Barat Irfan Indriastono menjelaskan, 11 kampung KB terbaik menerima piagam penghargaan Gubernur Jawa Barat dan uang pembinaan dari Bank BJB Cabang Suci. Selain itu, para pemenang juga menerima televisi, infokus proyektor, Kampung KB Kit berisi Pojok Kependudukan, dan sarana prasarana Rumah Data Kependudukan dan Informasi Keluarga (RDKIK).

“Penganugerahan merupakan tahap akhir dari rangkaian kegiatan yang diawali dengan seleksi administrasi pada awal tahun 2020 lalu. Dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, tercatat hanya Kabupaten Karawang yang tidak mengusulkan peserta. Alasannya karena keterbatasan dan kondisi akibat Covid-19,” terang Irfan. 

Seleksi administrasi mewajibkan peserta melengkapi Profil Kampung KB, kelengkapan isian data di Aplikasi Kampung KB Online, dan Video Selayang Pandang tentang pelaksanaan kegiatan. Tahap selanjutnya adalah wawancara mendalam kepada ketiga unsur pelaksana dan pengelola Kampung KB, yaitu unsur Dinas KB dan OPD terkait, unsur pembina yaitu PLKB/TPD dan TPD, dan unsur Pokja atau Pengurus Kampung KB.

Pada tahap ini diputuskan 11 kabupaten dan kota yang lolos untuk dilakukan rechecking di kampung KB masing-masing oleh tim juri dan BKKBN Jawa Barat. Tim Juri terdiri atas Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia Provinsi Jawa Barat  Ferry Hadiyanto, Direktur IndoCompetence Wiwin Winarni,  dan Kepala Seksi Penguatan Lembaga Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jawa Barat Julianto.

Lebih jauh Irfan menjelaskan, penerima apresiasi akan dijadikan percontohan bagi Kampung KB lainnya. Penyerahan reward dan hadiah juga dimaksudkan untuk memberikan tambahan semangat dan dukungan motivasi lebih guna terus meningkatkan kualitas dalam pengelolaan kampung KB ke depannya.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan yang dilaksanakan oleh BKKBN Jawa Barat terhadap Kampung KB yang ada di Jawa Barat. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menyuarakan dan menggaungkan program Kampung KB ke seluruh mitra kerja terkait agar bisa mengintegrasikan program dan kegiatannya bisa dilaksanakan di Kampung KB yang sudah ada. Penguatan lintas sektor diperlukan agar pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat diimplementasikan secara kongkrit kepada seluruh lapisan masyarakat di Jawa Barat,” terang Irfan.(NJP)

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
%d bloggers like this: