Home / Featured / BKKBN Luncurkan Aplikasi Si Lili Keren

BKKBN Luncurkan Aplikasi Si Lili Keren

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo meluncurkan aplikasi Si LiLi Keren dan e-Visum 4.0 di Auditorium BKKBN, Jakarta, 26 Agustus 2020. (HUMAS BKKBN)

JAKARTA | WARTA KENCANA

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus memantapkan kesiapannya menghadapi adaptasi kebiasaan baru pascapandemi Covid-19. Kali ini dengan meluncurkan aplikasi “Si LiLi Keren” pada Rabu, 26 Agustus 2020. Aplikasi ini memiliki fitur informasi dan interaksi, meliputi berita, media, video, chatting, forum, berbagi aktivitas lewat foto dan video, hingga berbagai statistik terkait program di lini lapangan.

Berbicara saat meluncurkan aplikasi tersebut, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengungkapkan, tantangan pembangunan semakin bertambah dengan adanya pandemi Covid-19. Walau demikian, program pembangunan perlu terus bergerak maju dengan AKB dan melaksanakan perubahan pola kerja. BKKBN berupaya melakukan transformasi pelayanan agar langsung diterima masyarakat dan keluarga Indonesia tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

“Aplikasi Si LiLi Keren dan E-Visum 4.0 adalah jawaban atas tantangan dan situasi krisis yang juga dirasakan oleh BKKBN, sesuai dengan kapasitas yang dimiliki BKKBN”, kata Hasto dalam siaran pers yang diunggah portal resmi BKKBN. Aplikasi e-Visum 4.0 merupakan pembaruan sistem visum elektronik bagi pengelola program Bangga Kencana.

Hasto mengklaim BKKBN sejak lama dikenal memiliki sumber daya manusia terampil untuk melaksanakan komunikasi, informasi, dan edukasi atau penyuluhan kepada masyarakat. Namun seiring perkembangan zaman, sistem komunikasi dan informasinya sudah tidak mampu lagi menjawab tantangan yang ada.

Melalui aplikasi ini, sambung Hasto, databasis penyuluh keluarga berencana (PKB) atau petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) serta kader-kader program Bangga Kencana di lapangan dapat ditunjukkan kepada berbagai pihak terkait tanpa perlu membawa-bawa buku catatan atau membuka laptop. Selain itu, aplikasi ini diharapkan mampu mengirimkan pesan kepada para petugas lini lapangan sekaligus monitoring apakah kabar atau informasi yang telah sampai dan dibaca oleh tenaga lini lapangan.

Tampilan antarmuka aplikasi Si LiLi Keren BKKBN.

Direktur Bina Penggerakan Lini Lapangan BKKBN Wahidin dalam kesempatan yang sama menjelaskan, aplikasi Si LiLi dan E Visum 4.0 merupakan dua aplikasi dari enam aplikasi yang direncakan akan diselesaikan pada 2020 ini. Aplikasi dikembangkan guna mendekatkan rentang kendali dari kepala hingga petugas lini lapangan di mana pun berada.

Alat bantu ini juga memudahkan kerja para PKB/ PLKB serta mengakomodasi kebutuhan kader-kader institusi masyarakat perdesaan atau kelompok kegiatan di lapangan. Pada saat ini aplikasi Si LiLi juga telah diinstal oleh lebih dari 26 ribu PKB/PLKB dan kader-kader di lini lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Akhmad Aminullah, pengembang aplikasi Si LiLi Keren, menjelaskan bahwa  aplikasi dikembangkan sesuai dengan keinginan BKKBN. Tentunya didahulu diskusi dengan para pemangku kepentingan, termasuk PKB/PLKB dan kader-kader BKKBN, serta melihat berbagai aplikasi populer yang telah ada di masyarakat.

“Aplikasi Si LiLi keren memiliki fitur informasi dan interaksi, meliputi berita, media, video, chatting, forum, berbagi aktivitas lewat foto dan video, hingga berbagai statistik terkait program BKKBN di lini lapangan. Saat ini, aplikasi Si LiLi telah tersedia dan dapat diunduh melalui Playstore,” jelas Aminullah.

Adapun aplikasi e-Visum 4.0 didesain untuk mengakomodasi keseluruhan butir kegiatan PKB berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan) Nomor 21 tahun 2018 dan rencana penyederhanaan butir-butir kegiatan PKB/ PLKB. Aplikasi ini memiliki fitur kinerja, kegiatan, wilayah binaan, presensi atau cuti, dan berbagai fitur lainnya untuk memudahkan pelaksanaan kerja penyuluh keluarga berencana di lapangan.

Dengan berbagai fitur yang ada, Si LiLi Keren diharapkan para PKB/ PLKB, kader dan OPD-KB selaku pendayaguna tenaga lini lapangan dapat melaksanakan tugas-tugas  lebih mudah.  PKB/PLKB kini dapat bekerja di mana saja,  bisa di lapangan, di kantor, maupun di rumah. PKB/PLKB tidak lagi disibukkan dengan dokumen-dokumen, termasuk usulan angka kredit, melainkan sibuk bekerja untuk melayani masyarakat melalui penyuluhan program Bangga Kencana. (NJP)

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
%d bloggers like this: