Home / Berita Utama / Peringati Sumpah Pemuda, Genre Jabar Ikrar Janji dan Tebar Masker

Peringati Sumpah Pemuda, Genre Jabar Ikrar Janji dan Tebar Masker

Pembacaan ikrar Forum Genre Jabar untuk menjadi agen perubahan perilaku dan teladan bagi remaja Jawa Barat dalam rangka peringatan 92 Tahun Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020.

BANDUNG | WARTAKENCANA.COM

Forum Generasi Berencana (Genre) Jawa Barat merayakan peringatan 92 Tahun Sumpah Pemuda hari ini, 28 Oktober 2020, dengan cara kreatif. Mengusung semangat “Bersatu dan Bangkit” yang menjadi tema sentral Hari Sumpah Pemuda (HSP) 2020, para pegiat pengelola Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) dan Satuan Karya Pramuka Keluarga Berencana (Saka Kencana) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat ini mendeklarasikan diri siap menjadi agen perubahan perilaku era adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Pembacaan ikrar berlangsung simbolik oleh para pengurus Forum Genre Jabar di halaman kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat, Jalan Surarapti Nomor 122, Kota Bandung. Pembacaan juga diikuti pegiat Genre di kabupaten dan kota se-Jawa Barat melalui telekonferensi. Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Kusmana turut hadir bersama remaja Genre Jabar tersebut. Sementara Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga Elma Triyulianti mengikuti secara virtual di sela kesibukannya mendampingi kunjungan kerja Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di  Kabupaten Sukabumi.

Ada empat janji yang diikrarkan para pegiat Forum Genre tersebut. Selain berjanji siap menjadi agen perubahan perilaku era AKB, remaja-remaja Jawa Barat terbaik ini berjanji siap untuk mengobarkan “Semangat 21-25 Keren” kepada remaja lain di sekitarnya. Mereka juga berikrar siap menjalani hidup sehat tanpa seks bebas dan narkoba. Secara keseluruhan, mereka siap menjadi teladan bagi remaja menuju Jabar Juara Lahir Batin.

“Sumpah Pemuda mengobarkan semangat pemuda Jawa Barat untuk tampil terdepan menjadi agen perubahan. Ikrar yang kami bacakan menjadi penegasan sikap dan tekad untuk terus menjadi teladan dalam membangun masa depan remaja Jawa Barat. Khusus selama pandemi ini, Forum Genre memastikan diri siap menjadi yang terdepan dalam menerapkan pola hidup sehat dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan,” terang Duta Genre Jawa Barat Fiqih Aghniyan Hidayat yang didaulat menjadi pembaca ikrar.

Fiqih menjelaskan, selama ini Forum Genre aktif menyebarluaskan kampanye pencegahan pernikahan usia muda dengan mengusung tagline “Semangat 21-25 Keren”. Tagline ini berupa ajakan kepada remaja Jawa Barat untuk menunda usia perkawinan sampai tiba pada waktu ideal menikah, 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.

Bagi mahasiswa Program Studi Teknik Kelautan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, kampanye 21-25 Keren sejalan dengan tema HSP 2020: Bersatu dan Bangkit. Timbulnya sejumlah masalah di tengah masyarakat membutuhkan peran aktif pemuda untuk terlibat aktif dna menjadi bagian dari solusi. Pemuda Jawa Barat saatnya bersatu dan bangkit untuk bersama-sama mewujudkan masa depan lebih baik.

“Bung Karno pernah mengatakan bahwa perjuangannya dilakukan untuk melawan penjajah. Sementara saat ini perjuangan menghadapi bangsa sendiri. Pesan Bung Karno ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. Retaknya kerukunan bangsa kita dipicu oleh egoisme kita sendiri. Adalah kita semua yang harus bertanggung jawab membereskannya. Termasuk tingginya angka stunting di negara kita, tidak lain sebagai akibat dari kelalaian kita dalam mempersiapkan masa depan remaja. Kampanye Semangat 21-25 Keren salah satunya merupakan ikhtiar melawan stunting,” tandas Fiqih.

Duta Genre Putri Jawa Barat Anisa Kurnia Ramdhini membagikan masker motik batik kepada pengguna jalan di sekitar kantor Perwakilan BKKBN Jawa Barat. (IRFAN HQ/BKKBN JABAR)

Lebih dari sekadar ikrar, Forum Genre juga mengaktualisasikan janji tersebut dengan melakukan pembagian masker kepada para pengguna jalan di sekitar kantor Perwakilan BKKBN Jawa Barat. Pada saat membagikan masker, mereka juga mengingatkan pentingnya menjalani pola hidup sehat sesuai kaidah AKB. Selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan senantiasa menjaga jarak.

Ditemui di tempat yang sama, Sub Koordinator Ketahanan Remaja BKKBN Jawa Barat Della Aryati menjelaskan, pembacaan ikrar dan pembagian masker merupakan inisiatif Forum Genre Jabar. Dalam pelaksanaannya, BKKBN membantu membangun kolaborasi dengan lintas sektor terkait, baik organisasi perangkat daerah maupun lembaga penyiaran. Pembacaan ikrar disiarkan langsung oleh Radio Cakra.

“Ini murni inisiatif remaja Jawa Barat. Hubungannya dengan kami di BKKBN semata-mata kolaborasi antara masyarakat remaja dan pemerintah. Selain dengan BKKBN, kegiatan ini juga bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jawa Barat. Masker yang dibagikan kepada masyarakat merupakan produk koperasi dan usaha kecil binaan Dinas KUK Jawa Barat. Masker bermotifkan batik yang didesain Pak Gubernur Ridwan Kamil,” terang Della.

Della menilai Forum Genre memiliki potensi besar untuk memerankan diri sebagai agen perubahan perilaku remaja Jawa Barat. Selain di tingkat provinsi, Forum Genre hadir di seluruh kabupaten nda  kota se-Jawa Barat. Pegiat forum ini berasal dari pengelola PIKR yang jumlahnya mencapai 3.053 se-Jawa Barat.

“Potensinya sangat besar. Angka 3.053 ini jumlah kelompoknya. Jumlah anggotanya jauh lebih banyak dari itu. Keberadaannya sangat penting untuk menjadi teladan sekaligus mentor atau mitra bagi remaja karena mereka sebaya. Remaja itu sebuah dunia yang unik dan hanya dimengerti oleh mereka sendiri. Kami BKKBN menjadi mitra kolaborasi bagi mereka semua,” terang Della.(NJP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top