Home / Berita Utama / Ini Kata BKKBN Pusat Soal Roadshow KIE Jabar Ngahiji

Ini Kata BKKBN Pusat Soal Roadshow KIE Jabar Ngahiji

Inspektur Ketenagaan dan Administrasi Umum BKKBN Aidin Tentramin menyapa masyarakat Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, saat berlangsungnya Roadshow KIE Jabar Ngahiji. (NAJIP HENDRA SP/DUAANAK.COM)

Inspektur Ketenagaan dan Administrasi Umum BKKBN Aidin Tentramin menyapa masyarakat Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, saat berlangsungnya Roadshow KIE Jabar Ngahiji. (NAJIP HENDRA SP/DUAANAK.COM)

CIANJUR – DUAANAK.COM

Inspektur Ketenagaan dan Administrasi Umum Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aidin Tentramin tak kuasa menyembunyikan kekagetannya saat ikut hadir pada pelesapasan tim Roadshow KIE Jabar Ngahiji di halaman Gedung Sate pada 5 Juni 2015 lalu. Pemicunya tak lain dari kehadiran wakil sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengikuti rangkaian roadshow bersama puluhan mobil unit penerangan (Mupen) keluarga berencana (KB) dari jantung Kota Kembang menuju Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk kemudian dilanjutkan menuju Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan finish di lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Ya, roadshow dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXII ini melibatkan tidak kurang dari 30 mupen KB dari kabupaten dan kota se-Jawa Barat serta armada mupen milik Perwakilan BKKBN Jawa Barat. Selain itu, acara tahunan ini juga diikuti sejumlah perwakilan SKPD di Jawa Barat. Ikut bersama roadshow mupen antara lain tim BP3AKB Jawa Barat, Dinas Pendidikan Jawa Barat, tim penyuluhan keliling Dinas Sosial Jawa Barat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Komunikasi dan Informasi Jawa Barat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat, dan lain-lain.

“Pada pembukaan agak kaget karena saya pikir yang akan itu hanya Mupen KB. Ternyata yang ikut ada dari instansi atau dinas lain. Itu mengingatkan kita bahwa pembangunan keluarga itu, walaupun menjadi tagline BKKBN, sebetulnya tugas semua instansi. Pada akhirnya masyarakat ini kan terdiri dari keluarga-keluarga, dan kalau keluarga kuat pasti masyarakatnya kuat,” kata Aidin saat rehat di pelataran parkir sebuah kawasan perbelanjaan komersial di pusat kota Cianjur.

Pembina wilayah Jawa Barat ini mengapresiasi langkah Perwakilan BKKBN Jawa Barat yang bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan roadshow KIE atau komunikasi, informasi, dan edukasi. Poin lebih dari KIE ala Jawa Barat ini ini adalah keberhasilan dalam mendekatkan memberikan penerangan kepada masyarakat secara langsung. Langkah ini dianggap menjadi substitusi dari KIE melalui media massa yang tidak menyentuh langsung ke masyarakat.

Terlepas dari tingkat efektivitasnya, Aidin menilai roadshow ini penting paling tidak untuk mengingatkan kembali bahwa pembangunan keluarga dan KB ini masih ada dan masih penting. “Itu yang ingin kita beri kesan. Apalagi, dalam roadshow ini tidak saja kita konvoi tapi di setiap titik ada pemberian penjelasan langsung kepada masyarakat. Bahkan, di beberapa titik dilakukan pemuaran film untuk lebih mendekatkan program kepada masyarakat,” terang Aidin.

Pria murah senyum ini tidak memungkiri KIE below the lini tersebut pernah atau bahkan sering kita lakukan selama beberapa tahun ke belakang. Sayangnya kegiatan tersebut mengendur seiring melemahnya greget program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK) setelah bergulirnya era otonomi daerah.

Disinggung ihwal format penyelenggaraan, Aidin lagi-lagi menilainya sudah sangat bangus. Terutama dalam kerjasama membangun kemitraan dengan pemangku kepentingan lainnya di Jawa Barat. Kalaupun memberi catatan, Aidin menilai akan lebih keren bila kegiatan di setiap titik penghentian tidak hanya berlangsung beberapa jam.

“Paling tidak di setiap titik menginap satu malam. Selama sehari tersebut dilangsungkan kegiatan KIE, pelayanan KB, dan kegiatan pendukung lain. Ini akan sangat bagus,” kata Aidin.

Di luar itu, Aidin menganggap kemitraan BKKBN Jawa Barat dalam menggelorakan program KKBPK sudah sangat bagus. Ini sejalan dengan agenda nasional yang lebih banyak mengedepankan mitra kerja untuk menyukseskan program. Alasannya, rentang kendali antara pemerintah pusat dengan masyarakat terlalu jauh. Karena itu, butuh mitra-mitra strategis untuk menggerakkan program secara efektif.

“Sejauh ini apa yang kita lakukan dalam mendorong program itu dengan cara menggandeng mitra. Itu dari dulu seperti itu. Pusat itu kakinya jauh sekali, sehingga harus tetap memperluas mitra kita supaya mitra aktif membantu menggerakkan program. Sekarang ada banyak sekali yang kita lakukan bersama mitra. Bila dulu sendiri-sendiri, sekarang bersama-sama,” kata Aidin lagi.

Sebagai catatan, tahun 2015 ini merupakan kali ke sekian Perwakilan BKKBN Jawa Barat dalam menyelenggarakan kegiatan roadshow. Digagas kali pertama pada 2011 lalu, roadshow hanya absen pada 2014 lalu. Format penyelenggaraannya berbeda setiap kali dihelat. Pada umumnya, kegiatan roadshow merupakan perpaduan antara kegiatan advokasi, KIE, pelayanan KB, pemberdayaan keluarga, pembinaan remaja, dan lain-lain. Pada 2013 lalu, roadshow dikemas dalam bentuk penggarakan intensif program KKBPK. Selain tim bergerak berupa iring-iringan mupen, panitia menempatkan tim statis selama sepekan untuk menggarap selama intensif program KKBPK. Baru tahun ini roadshow mupen secara khusus mengusung tema KIE dan waktu yang sangat singkat.(NJP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
%d bloggers like this: