Home / Berita Utama / Finalisasi RPP SSK, BKKBN Jabar Gandeng FKGIPS dan Guru Geografi SMA

Finalisasi RPP SSK, BKKBN Jabar Gandeng FKGIPS dan Guru Geografi SMA

Peserta kegiatan finalisasi penyusunan administrasi pembelajaran SSK Jawa Barat. (DOK. FKG IPS JAWA BARAT)

BANDUNG | WARTAKENCANA.COM

Kolaborasi Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat dan Forum Komunikasi Guru IPS (FKG IPS) Jawa Barat maju selangkah lagi. Kali ini, BKKBN Jawa Barat menggandeng FKG IPS untuk bersama-sama melakukan finalisasi penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Proses finalisasi berlangsung selama dua hari, 12-13 November 2020, di hotel paling bersejarah di Kota Kembang, yaitu Hotel Savoy Homann Bandung.

Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Jawa Barat Irfan Indriastono menjelaskan, kegiatan finalisasi diikuti 16 peserta, masing-masing delapan guru IPS SMP dan delapan guru Geografi SMA. Ke-16 peserta dipandu dua inisiator SKK asal Kabupaten Sukabumi, Yanto Surya Hadiyanto dari SMPN 1 Cisolok dan Yayan Mochammad Ramdhan dari SMAN 1 Cisolok. Peserta dan narasumber IPS merupakan pengurus FKGIPS Jabar yang sudah terbiasa menjadi instruktur nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota di bidang kurikulum dan SSK.

“Kegiatan finalisasi akan ditindaklanjuti dengan sosialisasi virtual pada akhir November mendatang. Selanjutnya adalah pembagian perangkat administrasi SSK kepada seluruh guru IPS dan Geografi di Jawa Barat,” terang Irfan.

Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Kusmana menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tak terhingga kepada guru-guru IPS dan Geografi yang selalu mendukung program BKKBN. Sosok ramah dan humoris ini tidak lupa menyampaikan program-program  BKKBN yang sedang rebranding.

“BKKBN saat ini tanggungjawabnya sangat berat karena mendapat amanah baru dengan dimasukannya bidang kependudukan sebagai bidang garapan baru BKKBN. BKKBN bukan lagi Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, tetapi Badan Kependudukan dan Keluarga Berncana nasional. Dengan demikian, pengendalian kependudukan menjadi tanggung jawab BKKBN,” tutur ayah Uung, panggilan akrab Kusmana.(ENANG CUHENDI/SOCIUS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
%d bloggers like this: