Home / Berita Utama / BKKBN Bekali TPD dengan Masker Produk UPPKS

BKKBN Bekali TPD dengan Masker Produk UPPKS

Dua petugas PPKS Sauyunan mengenakan masker edisi khusus BKKBN Jawa Barat. Masker serupa bakal disebar kepada para petugas lini lapangan Bangga Kencana di Jawa Barat. (NAJIP HENDRA SP/WARTA KENCANA)

BANDUNG | WARTA KENCANA

Virus korona atau covid-19 benar-benar melumpuhkan aktivitas di ruang publik.  Meski begitu, pelayanan pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) harus terus berjalan. Terganggunya pelayanan kontrasepsi berisiko mendatangkan masalah baru: ledakan penduduk.

“Jangan sampai work from home melahirkan masalah baru bagi upaya pengendalian penduduk. Seperti guyonan yang banyak beredar di grup WhatsApp, korona negatif tapi istri positif. Karena itu, kami BKKBN terus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat Kusmana usai meresmikan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) Sauyunan di Jalan Margacinta Nomor 58, Buahbatu, Kota Bandung, pada Senin, 20 April 2020.

Tentu, pelayanan terbaik tersebut juga harus dibarengi dengan kepatuhan menjalankan protokol pencegahan covid-19. Salah satunya berupa pemakaian masker setiap kali beraktivitas di luar rumah. Ini juga berlaku bagi para petugas lini lapangan yang tetap menjalankan tugasnya selama masa pandemi virus.

Untuk melindungi diri dari ancaman covid-19, pimpinan BKKBN dan DPPKB Kota Bandung serta aparat kewilayahan memastikan selalu menjaga jarak dan mengenakan masker saat menghadiri setiap kegiatan. (NAJIP HENDRA SP/WARTA KENCANA)

Tak mau ujung tombak Bangga Kencana binaannya terpapar virus, BKKBN menyiapkan masker untuk seluruh tenaga penggerak desa dan kelurahan (TPD) di Jawa Barat. Rencananya, masker dengan branding logo BKKBN anyar ini disebar kepada 2.500-an TPD dan para penyuluh di seantero Jabar. Masker juga menjadi salah satu bagian dari paket bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak korona.

Yang istimewa, masker ala BKKBN Jabar ini dibuat kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS). BKKBN memesan secara khusus kepada pelaku usaha rumahan yang beranggotakan para peserta KB tersebut. Dengan skema ini, Kusmana berharap melahirkan efek ganda. Melindungi para petugas di satu sisi, memberdayakan ekonomi kerakyatan di sisi lainnya.

“Kita di Jawa Barat ini memiliki lebih dari 6.000 kelompok UPPKS, dengan beragam usaha yang dikembangkan. Di antaranya ada yang bergerak di bidang jahit atau konveksi. Nah, kami BKKBN pesan masker kepada kelompok UPPKS jenis usaha konveksi ini. Jumlah maskernya disesuaikan dengan kebutuhan petugas dan kemampuan anggaran BKKBN,” terang Uung, sapaan Kusmana.

Selain masker, BKKBN juga memberikan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis. Khususnya bagi para bidan di Jawa Barat yang terus memberikan pelayanan kontrasepsi di tengah pandemi. Untuk mendistribuikan APD tersebut, BKKBN Jawa Barat bekerja sama dengan Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Barat.

“Kami ingin memastikan para petugas kita terlindungi dan selamat dari ancaman covid-19. Mereka adalah ujung tombak program Bangga Kencana. Mereka adalah pahlawan kemanusiaan,” tandas Kusmana. (NJP)

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
%d bloggers like this: